About

YUSRIEL INFO

Pages

Sabtu, 24 Desember 2016

Lindungi Motor Kesayangan Anda Dengan CoverSuper

PALEMBANG - Kini cuaca tidak menentu kadang panas dan kadang hujan. Bagi pengendara motor tentunya hal tersebut sangat menganggu motor kesayangan, karena akan terkena hujan dan panas yang berakibat tidak baik untuk motor.
Nah agar motor Anda aman dari hujan dan panas, kini ada coversuper yang bisa digunakan untuk melindungi motor Anda dari hujan dan panas. Cover untuk motor ini bisa melindungi semua bagian motor.
"Harga cover untuk motor ini mulai dari Rp 120 ribu. Dengan adanya cover motor ini maka motor Anda akan tetap terlihat istimewah dan terlindungi dari hujan dan panas," ujar Authorized Seller CoverSuper, Muhammad Syafei saat di stand yang ada di acara Pasar Rakyat wong Kito di Kambang Iwak, Minggu (25/12/2016).
Untuk cover motor ini tersedia ukuran saru L, XL dan XXL. Ukuran L untuk motor bebek dan metic seperti Vega, Mio, Vario, BeAt dan lain-lain. Lalu ukuran XL bisa untuk motor sport seperti Vixion, CBR, Ninja dan lain-lain.
"CoverSuper untuk motor ini desainnya elegan dan body fit. Lalu bahanya berkualitas, tebal dan awet. Bahkan bisa dicuci dan disetrika dengan suhu hingga 120 derajat. Jadi cover motor ini bisa untuk melindungi dari hujan dan panas," bebernya.

Kamis, 15 Desember 2016

Kesempatan Pengguna Mobil Mengubah Kemacetan jadi Uang

JAKARTA -- Hidup di Ibukota Jakarta, berarti harus siap bertempur dengan hiruk pikuk kemacetan yang seringkali menjadi penyebab dari banyak kerugian finansial bagi para petarung profesional yang kerap menghabiskan waktunya di jalan. Tapi, startup berbasis aplikasi Wrapmobil menemukan jawaban untuk permasalahan ini.
Aplikasi mobile Wrapmobil memberikan kesempatan untuk siapa saja yang memiliki mobil untuk tetap menghasilkan uang meski harus duduk diam kala terjebak kemacetan dengan memasang iklan yang terbungkus di bodi mobil mereka. Apalagi iklan ini berbasis performa, yang artinya seperti jasa transportasi online, pengemudi akan mendapatkan bayaran untuk setiap kilometer yang ia lalui saat berkendara dengan iklan yang terbungkus di bodi mobil mereka.
Aplikasi Wrapmobil akan segera menutup versi beta pada bulan Desember, dan akan segera dirilis ke publik pada pertengahan Januari.
CEO dari Wrapmobil, Manish Nathani mengatakan,” Dalam beberapa minggu kedepan, kami akan mendiskusikan berbagai hal menarik untuk para pengiklan kita, seperti melakukan konvoi, membentuk komunitas, dan berbagai taktik gerilya dalam pemasaran lainnya dengan menggunakan konsep dan teknologi kami. Kami sangat percaya bahwa konsep dari Wrapmobil dan juga perangkat data adalah bentuk evolusi alami dari bentuk iklan outdoor.”
Konsep dan model bisnis Wrapmobil memungkinkan semua orang yang memiliki mobil mendapat pendapatan ekstra selama berkendara. Berbeda dengan bisnis lain seperti Uber dan Grab, kemacetan justru merupakan poin lebih yang terukur bagi para pengiklan yang artinya akan ada pendapatan lebih untuk pengemudi yang memiliki iklan terpasang di bodi mobil mereka. Manish mengungkapkan bahwa tidak ada pasar yang lebih pas untuk mengeksekusi konsep seperti ini jika bukan di Indonesia, dimana studi terbaru dari Castrol yang menyatakan kemacetan di Jakarta sebagai yang terparah di dunia!
“Misi kami adalah untuk membunuh industri reklame tradisional dan membantu setiap orang agar mampu melunasi mobil pertama mereka,” jelas Manish.
“Kenyataannya, solusi kami jauh lebih murah dari reklame. Bagi pengiklan, harga ini tidak seberapa dibandingkan dengan harga yang harus mereka keluarkan untuk reklame, dan iklan di bodi mobil nyatanya jauh lebih baik karena tidak statis. Iklan ini akan terus bergerak mengitari kota dan memberikan kesan yang lebih dalam kepada orang-orang. Pengemudi yang duduk dibalik kemudi dengan iklan yang ada di bodi mobil mereka - yang mungkin tengah menuju ke tempat kerja mereka - akan memiliki waktu lebih untuk memikirkan tentang produk dari iklan, dibandingkan jika ia hanya memandang sekilas pada reklame yang ia lalui. Jakarta sendiri merupakan tempat yang sempurna karena mampu menangkap langsung pemirsa dari para pengiklan kami.”
Dari segi pendapatan pengemudi, Manish mengestimasi bahwa partisipasi dari pemilik mobil yang rata-rata mengemudi dalam jarak 1.000 kilometer, bisa mengumpulkan sekitar Rp3 juta (USD225) per bulannya dengan iklan penuh di bodi mobil mereka.
Dengan jarak yang sama, mereka bisa mendapatkan secara kasar Rp2 juta (USD150) per bulan dengan iklan pada sebagian bodi mobil mereka dari Wrapmobil. Prinsipnya, langit adalah batasan untuk para pengemudi, selama mereka terus berkendara setiap bulan, maka pendapatan mereka akan terus bertambah.
Di Indonesia, Wrapmobil tidak hanya bersaing dengan pengiklan reklame outdoor tradisional seperti Warna Warni dan Rainbow, tapi juga dengan startup teknologi lokal seperti Ubiklan. Perbedaannya, yang diungkap oleh Manish, di Wrapmobil pengemudi mendapatkan keuntungan untuk memilih sendiri iklan yang sesuai dengan nilai dan identitas mereka.

Elemen inilah yang tidak sekadar mengubah pengemudi mobil menjadi reklame berjalan, tetapi menjadikan mereka duta dari klien pengiklan mereka. Mereka juga bisa memilih jenis dan gaya dari stiker pembungkus iklan di bodi mobil sesuai keinginan mereka, dimana kebanyakan kompetitor hanya menawarkan iklan yang berada di salah satu sisi panel saja.
Dengan Wrapmobil, pengiklan mendapatkan keuntungan dengan iklan yang terpampang pada keseluruhan mobil. Tampilan 360 derajat secara efektif mampu menyalurkan pesan dari iklan tersebut dua kali lebih banyak daripada hanya iklan panel yang berada di satu sisi mobil saja.
“Kami juga memimpin tim desain dan memberikan jasa desain kepada para pengiklan secara cuma-cuma untuk memastikan iklan mereka bisa memberikan hasil yang maksimal,” jelas Manish. “Kami akan memastikan hanya iklan yang menarik untuk dilihat yang akan terpampang untuk partner kami di mobil-mobil”.
Pengiklan bisa memantau metrik performa dari iklan di mobil melalui Wrapmobil. Dalam hal data dan juga analisa, Wrapmobil bisa menginformasikan pada suatu brand apapun yang ingin mereka ketahui tidak hanya tentang berapa kilometer jarak yang sudah dilalui dan seberapa lama iklan mereka sudah terpampang di sebuah mobil tetapi juga rata-rata impression yang berhasil diciptakan oleh iklan tersebut tiap bulannya melalui Google Maps API dalam Wrapmobil.
Selain itu, banyak data berguna yang bisa dihasilkan untuk memahami situasi kemacetan Jakarta pada waktu-waktu tertentu. Semua hal ini, bersama berbagai bentuk data dan statistik lainnya dari Wrapmobil, bisa membantu suatu brand untuk membuat berbagai keputusan penting.
Hingga saat ini, Wrapmobil sudah menjangkau ratusan pengemudi dan juga bekerja sama dengan banyak perusahaan besar lokal. Raksasa retail Mitra Adiperkasa (MAP), - sebuah perusahaan yang menjadi payung banyak brand retail ternama seperti Starbucks dan Zara di Indonesia -  telah bekerja sama dengan Wrapmobil, beriringan dengan Sinar Mas, salah satu perusahaan keluarga konglomerat terbesar dan tersebar di berbagai industri di Indone
Sent from my Sony Xperia™ smartphone

Sumber : http://www.tribunnews.com/techno/2016/12/16/kesempatan-pengguna-mobil-mengubah-kemacetan-jadi-uang

Kapolri Geram Dituding Mengalihkan Isu: Polri Bukan Sutradara, Para Tersangka Juga Bukan Artis

Kapolri Geram Dituding Mengalihkan Isu: Polri Bukan Sutradara, Para Tersangka Juga Bukan Artis 
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membantah keras tuduhan bahwa penangkapan teroris yang berencana meledakkan diri di kompleks kepresidenan hanya sebagai pengalihan isu.
Menurut dia, polisi bukan sutradara yang pandai merekayasa kejadian, apalagi soal pengungkapan terorisme yang kerap jadi sorotan publik.
"Rekan-rekan yang ada di Densus (Detasemen Khusus 88Antiteror) ini, Polri, ini bukan sutradara. Kami tidak pernah belajar jadi sutradara. Para tersangka yang ditangkap ini juga bukan aktor, bukan aktris yang pandai memainkan drama," ujar Tito di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12/2016).
Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mengatakan sudah terbiasa menghadapi opini bahwa pengungkapan kasus terorisme adalah pengalihan isu.
Namun, kata Tito, sistem hukum di Indonesia sangat terbuka sehingga siapa pun yang diproses polisi akan dibuktikan di pengadilan.
"Semua orang bisa melihat bahkan merekam yang terjadi. Jadi, sutradara Hollywood, seperti apa pun yang jago, tidak akan mampu dia merekayasa kasus seperti ini," kata Tito.
"Karena mereka bukan aktor, ngapain juga dia pasang badan seolah-olah mau ngebom," lanjut dia. Intelijen, kata dia, terus memonitor pergerakan kelompok teroris selama 24 jam.
Itu terbukti setelah adanya sejumlah penangkapan susulan terkait temuan bom di kawasan Bekasi tersebut. Hingga saat ini, sudah 12 orang ditangkap oleh Densus.
"Kita beruntung ada kasus seperti ini kita gagalkan. Namun, kita lihat di Samarinda terjadi peristiwa, Medan terjadi peristiwa, Thamrin terjadi peristiwa," kata Tito.
Polri tengah menyelidiki adanya wacana yang menyebut bahwa temuan bom di Bekasi adalah pengalihan isu.
Kepolisian tak ingin isu yang berkembang justru merugikan publik. Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menganggap pemberitaan soal teroris tidak boleh dianggap remeh.
Wacana adanya pengalihan isu ini malah berpotensi membuat masyarakat menjadi lengah terhadap perkembangan gerakan radikal. "Jangan sampai publik tidak waspada dan menganggap itu kondisi yang direkayasa," kata Boy.

Tak Cuma dari India, Bajaj asal Italia dan China Juga Invasi ke Indonesia

Tak Cuma dari India, Bajaj asal Italia dan China Juga Invasi ke Indonesia 
Merek Bajaj (baca: ba-jaj) kini tak mendominasi angkutan roda tiga di Ibu Kota yang kerap disebut dengan nama yang sama.
Dalam dua tahun terakhir, masuk TVS dengan tipe King yang diklaim PT TVS Motor Company Indoensia mulai menguasai 60 persen pasar.
Ternyata, tak cuma dua merek India itu yang bermain di segmen ini. Ada dua merek lain lagi yang tercatat ikut ambil keuntungan dari pilihan moda transportasi murah dan ramah lingkungan itu. Mereka adalah merek Italia Piaggio dan merek China Wan Hu.
”Dua terakhir ini memang jarang dilihat, karena populasinya sedikit. Saat ini memang TVS dan Bajaj yang mendominasi,” kata Rio Aditya, Public Relations Manager PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI), (15/12/2016).
”Bajaj” merek Bajaj sudah sering dilihat, kini beralih dari warna oranye dengan mesin 2-tak menjadi tipe RE bermesin 4-tak. Tipe inilah yang menjadi pelopor ”bajaj” dengan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) di Indonesia.
Lalu TVS mengandalkan King yang menggendong mesin 200 cc berpendingin udara. Sosoknya ramping ketimbang Bajaj Re, tapi kelebihannya lebih tinggi. Layaknya kendaraan roda tiga lainnya, selain sistem transmisi 4-gigi, TVS King juga dibekali dengan gigi mundur.
bajaiHazmi Srondol-Kompasiana - Piaggio Ape City yang terpergok di jalanan Ibu Kota.
Nah, yang unik adalah Piaggio. Tidak ada informasi siapa yang mengimpornya, namun merek Italia itu sejak 2014 memang mengeluarkan Ape City, kendaraan roda tiga yang mirip kegunaannya dengan Bajaj RE atau TVS King.
Populasinya lebih sedikit lagi dan jarang dilihat. Namun salah satublogger Kompasiana, Hazmi Srondol, pernah memotretnya di daerah Jakarta Pusat.
Terakhir adalah ”bajaj” merek Wanhu. Saat diluncurkan di Indonesia tiga tahun lalu oleh PT Citra Nusantara Gemilang sebanyak 1.300 unit, diklaim model ini menjaid alternatif, karena harganya hanya ada di kisaran Rp 20-30 jutaan.
Cukup unik memang, namun apa pun mereknya, paling penting saat ini adalah mengemban pesan bahwa angkutan umum harus ramah lingkungan. Mereka berempat sudah berbahan bakar gas, dan tentu lebih rendah emisi ketimbang para peminum bensin, apalagi ”bajaj” 2-tak warna oranye.

Kenapa Agus Harimurti tak Hadiri 2 Acara Debat Cagub?

Kenapa Agus Harimurti tak Hadiri 2 Acara Debat Cagub? 
JAKARTA - Untuk kedua kalinya, calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, tidak mengikuti acara debat cagub DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun TV.
Begitu juga debat calon gubernur DKI Jakarta yang diselenggarakan Kompas TV pada Kamis (15/12/2016) malam.
Agus memiliki alasannya sendiri tentang ketidakhadirannya.
Agus tidak mengikuti acara debat cagub tersebut karena memilih bertemu dengan warga.
Hal itu disampaikan Agus di sela kampanyenya di kawasan Cipete Utara, Jakarta Selatan, Kamis sore.
"Saya tidak hadir, masih dengan rakyat. Saya masih di sini. Saya memilih untuk menyibukkan diri bersama rakyat, mendengarkan langsung aspirasi rakyat," kata Agus.
Soal calon gubernur lain yang bersedia datang ke acara debat, Agus menyatakan itu pilihan masing-masing. Agus menilai warga sudah menantikan kehadirannya.
"Rakyat akan lebih feel comfortable untuk bersama dengan calon pemimpinnya dibandingkan mereka (warga) melihat sesuatu yang tidak ada maknanya buat mereka," ujar Agus.
Agus hanya menjawab singkat saat ditanya apakah dia akan hadir atau tidak jika ada undangan debat cagub dari media atau di luar acara debat resmi dari KPU DKI.
"Saya ingin bersama rakyat," ujarnya sembari mengalihkan pandangan.
Sementara itu, juru bicara tim pemenangan Agus-Sylvi, Rico Rustombi, yang ada di samping Agus buru-buru memotong wawancara.
"Nanti saya bisa jelaskan," ujar Rico.
Setelah dari Cipete, sesuai jadwal kampanye dari tim media Agus-Sylvi, Agus akan menuju Taman Sari, di Jakarta Barat. Agus diagendakan tiba di sana pukul 16.30.
Namun, hingga pukul 17.00 Agus masih berada di Cipete, Jakarta Selatan.
Agenda terakhirnya yakni menemui warga di Jalan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat pukul 19.00. (Kompas.com/Robertus Belarminus)

Siswa MAN 1 Palembang Ikuti Final KNSP di IPB Bogor

Siswa MAN 1 Palembang Ikuti Final KNSP di IPB Bogor 
PALEMBANG - Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang, Haryo Brahmantya Harahap siap mengikuti final Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP) Se Indonesia di IPB Bogor, Kamis (15/12/2016).
Ia salah satu siswa dari 13 siswa-siswi yang mewakili Sumatera Selatan dalam KNSP di IPB Bogor tersebut.
Dalam final KNSP di IPB Bogor tersebut Haryo akan bersaing dengan ratusan peserta se Indonesia yang telah masuk final dalam Kompetisi Nasional Smart Primagama tersebut ia telah berupaya semaksimal mungkin agar dapat meraih hasil yang terbaik dan dapat membawa nama baik MANSAPA di level Nasional selain itu dengan dukungan semangat dan moral dirinya berupaya untuk dapat semaksimal mungkin untuk meraih hasil yang terbaik dalam ajang tersebut.
"Hari ini saya akan berangkat ke IPB Bogor didampingi oleh orang tua dan adik saya dan juga saya sempat ke  MAN 1 Palembang untuk meminta restu ke guru guru dan tidak lupa ke Kamad MANSAPA Buchari SAg agar perjuangan saya di IPB Bogor bisa meraih hasil yang memuaskan dan dapat membanggakan MANSAPA," ujar Haryo.
Semoga dalam mengikuti Final Kompetisi Nasional Smart Primagama di IPB Bogor ini warga MANSAPA dapat mendoakan untuk saya agar meraih hasil semaksimal mungkin.
Penulis: Al Fikri Hidayatullah/Kemas A.R Panji adalah Wakil Ketua TMC MANSAPA dan Pembina Jurnalistik MAN 1 Palembang
Sumber : http://sumsel.tribunnews.com/2016/12/15/siswa-man-1-palembang-ikuti-final-knsp-di-ipb-bogor

Kondisi Masih Pas-pasan? Baca Doa Ini Jika Ingin Segera Punya Rumah Sendiri

Kondisi Masih Pas-pasan? Baca Doa Ini Jika Ingin Segera Punya Rumah Sendiri



Memiliki rumah idaman saat ini bisa dikatakan sulit.

Hal tersebut dipicu belum stabilnya ekonomi sehingga harga jual rumah juga ikut naik.
Bagi yang memiliki keadaan ekonomi baik, tentunya tidak sulit mendapatkan rumah idaman.
Namun, bagaimana dengan orang dengan pendapatan yang pas-pasan.
Agar tidak terus-terusan di dalam keputusasaan, ada baiknya kita terus berusaha.
Tidak lupa juga berdoa agar impian untuk memiliki rumah sesuai harapan bisa terwujud.
Dilansir Eberita.org, diriwayatkan dari Al-Habib Tohir Alkaff, beliau mendapatkan dari Al-Habib Thohir bin Muhammad bin Sholeh Al-Hamid (Tanggul) doa agar dimudahkan segera memiliki rumah. Inilah doanya:
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺭﺏ ﺍﻟﺒﻴﺖ
ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺑﺠﺎﻩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ
ﺃﻥ ﺗﻴﺴﺮ ﻟﻲ ﺧﻴﺮ ﺑﻴﺖ
ﺣﺘﻰ ﻻ ﻧﻘﻮﻝ ﻳﺎ ﻟﻴﺖ
Allahhumma robbal bait. As aluka bijahi ahlil bait. An tuyassiro li khoiro bait. Hatta laa naquul yaa laiit.
Artinya:
"Ya Allah, Engkau pemilik baitullah Aku memohon dengan wasilah ahlil bait rosulullah Agar Engkau mudahkan untukku sebaik-baiknya rumah."
"Sehingga aku tidak mengucap seandainya aku punya rumah."
Insya Allah tidak sampai setahun kita sudah diberi rezeki rumah.
Jangan lupa biasakan memberi sedekah untuk anak yatim minimal memberinya sekedar jajan.
Dan usap kepalanya dengan penuh kasih sayang. (Muhamad Edward)
Baca Dua Ayat Ini, Insya Allah Segala Kebutuhan Bakal Tercukupi
TRIBUNSUMSEL.COM - Dua ayat ini mungkin seringkali kita dengar atau bahkan sudah ada yang menghafalnya.
Tapi tahukah kalian, bahwa dua ayat ini, apabila kita baca dan amalkan di malam hari, niscaya segala kebutuhan kita akan tercukupi.
Dilansir Eberita.org, dua ayat itu adalah dari surah Al-Baqarah ayat 285-286, keutamaannya telah disebut melalui hadist berikut ini:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ
"Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah pada malam hari, niscaya ia tercukupi." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam Nuzhatul Muttaqin syarh Riyadhush Shalihin, Syaikh DR Mustofa Said Al Khin, Syaikh DR Mustofa Al Bugho, Syaikh Muhyidin Mistu, Syaikh Ali Asy Syirbaji dan Syaikh Muhammad Amin Luthfi menerangkan.
Bahwa salah satu makna tercukupi dalam hadits ini adalah tercukupi keperluan dunia dan akhiratnya serta terhindarkan dari semua keburukan.
Hadits ini pula yang dicantumkan oleh Ibnu Katsir saat menjelaskan keutamaan dua ayat terakhir surat Al Baqarah ini dalam tafsirnya.
Dua ayat terakhir dalam surat Al Baqarah tersebut tidak lain adalah firman-Nya:
ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَ‌ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَـٰٓٮِٕكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٍ۬ مِّن رُّسُلِهِۦ‌ۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَا‌ۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ (٢٨٥) لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَا‌ۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡہَا مَا ٱكۡتَسَبَتۡ‌ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرً۬ا كَمَا حَمَلۡتَهُ ۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ‌ۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآ‌ۚ أَنتَ مَوۡلَٮٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡڪَـٰفِرِينَ (٢٨٦
"Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an) dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya.
(Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan seseorang pun di antara rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa): “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.
Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS. Al Baqarah: 285-286)